Selain bangun menara telekomunikasi

Guru akan didatangkan ke Pulau Pejantan

Bupati Bintan Apri Sujadi saat naik sampan warga. Foto: Istimewa.

BINTAN (KP): Pemkab Bintan akan mendatangkan guru untuk mengajar di pulau Pejantan, Desa Mentebung, Kecamatan Tambelan. Hal ini sebagai jawaban atas pengentasan masalah sosial kepada penduduk pulau yang terdiri dari 40 orang jiwa atau 14 kepala keluarga (KK).

Hal ini diungkapkan Camat Tambelan Hidayat ZA, beberapa waktu lalu.

“Sesuai instruksi Bupati Bintan Apri Sujadi, kami akanmembangun musala di sana (Pejantan). Keberadaan musala sebagai jawaban atas pengentasan masalah sosial,” katanya.

Musala tersebut akan dibangun pemerintah desa bersama masyarakat. Pemerintah desa juga berencana menempatkan guru mengaji di pulau Pejantan.

“Guru mengaji ini akan menetap tinggal di Pejantan. Guru sekolah dasar (SD) juga akan ditempatkan dan menetap,” sebut Hidayat.

Penempatan guru SD ini karena bangunan sekolah sudah dibangun sejak 2017 lalu.

Kesempatan berbeda, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Bintan Ronny Kartika mengatakan, Pulau Pejantan sangat sulit diakses dari Pulau Tambelan. Diperlukan waktu sekitar 8 jam perjalanan transportasi dengan kapal tradisional. Belakangan, pulau tersebut menjadi sorotan setelah muncul kesaksian dari Budi Sahrul, seorang pegawai Balai Penyedia dan Pengelola Pembiayaan Telekomunikasi dan Informatika (BP3TI) Kementerian Komunikasi dan Informatika.

“Keberadaan pegawai BP3TI tersebut memang permintaan dari Pemkab Bintan menginginkan adanya pembangunan menara telekomunikasi di Tambelan. Hal ini guna membuka keterisolasiran beberapa pulau-pulau yang akses komunikasinya sangat sulit dijangkau,” ungkapnya.

Pasalnya, beberapa pulau di Tambelan sulit diakses jaringan telekomunikasi. Nah, kedatangan pegawai Kemkominfo ini untuk merintis pembangunan menara telekomunikasi dengan untuk Satelit Manggoes Sky.

REDAKSI

Spread the love

Berita terkait

*

*

Top