Pengawasan diperketat dari Pos Monyet

Humas Kanwil Kemenkumham Kepri Rinto Gunawan. Foto: Surya.

TANJUNGPINANG (KP): Lembaga Pemasyarakatan Kelas II A Batam mampu memaksimalkan pengawasan di Pos Monyet (pos penjagaan) dari empat penjuru. Pengawasan itu berbuah hasil dengan ditangkapnya seorang kurir sabu pada 30 Agustus.

Humas Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Kepulauan Riau (Kanwil Kemenkumham Kepri) Rinto Gunawan, Jumat (7/9/2018), kasus penangkapan kurir sabu di Lapas Kelas II A Batam sudah diserahkan ke pihak Badan Narkotika Nasional Kota (BNNK) Batam. Pengembangan masih dilakukan pihak BNNK.

“Jika ada petugas yang terlibat, kami tidak akan main-main dengan namanya narkoba,” ucapnya.

Penangkapan kurir sabu-sabu berkat maksimalnya pengawasan empat petugas di empat pos penjagaan (pos monyet). Dari pos penjagaan, kurir sabu-sabu itu terlihat melempar sesuatu.

“Si pelaku dapat dikejar dan ditangkap. Pelaku langsung diserahkan ke BNNK,” ungkap Rinto.

Atas kejadian ini, pengawasan di pos penjagaan diperketat. Hal ini berlaku di seluruh Lapas dan Rutan di Kepri.

SURYA

Spread the love

Berita terkait

*

*

Top