Antisipasi kecurangan

Bawaslu Kepri teliti lokasi TPS ralat

Tiga komisioner Bawaslu Kepri dari kiri Idris, M Sjahrie Papene, dan Rosnawati dalam Media Gathering, Rabu (6/6/2018). Foto: Surya.

TANJUNGPINANG (KP): Badan Pengawas Pemilu Provinsi Kepulauan Riau (Bawaslu Kepri) akan meneliti lokasi Tempat Pemungutan Suara (TPS) ralat. Penelitian lokasi ini guna mengantisipasi terjadinya kecurangan.

Koordinator Divisi (Kordiv) Pengawasan Antar Lembaga Bawaslu Kepri Idris dalam Media Gathering, Rabu (6/6/2018), mengatakan, tahapan Pilkada untuk Kepri hanya satu yaitu di Tanjungpinang. Total TPS yang sekitar 317 di empat kecamatan dan 18 kelurahan. Jumlah Daftar Pemilih Tetap (DPT) pria 109.298 orang dan wanita 71.949 orang. Total DPT sekitar 141.777 orang.

“Jumlah ini belum termasuk daftar pemilih tambahan,” jelasnya.

Di samping itu, Bawaslu Kepri juga meminta lokasi TPS ralat. Hal ini bertujuan mengantisipasi kecurangan.

“Kami sudah berkoodinasi dengan Panitia Pengawas Pemilu dan Komisi Pemilihan Umum Tanjungpinang mengenai daftar pemilih. Kami minta agar Form C6 jangan sampai diberikan kepada pemilih yang tidak terdaftar di DPT,” ungkap Idris.

Bawaslu Kepri juga berkoordinasi dengan Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Tanjungpinang tentang penggunaan surat keterangan (suket). Koordinasi juga dilakukan dengan dua pasangan yang bertarung di Pilwako Tanjungpinang.

“Pengumpulan data dilakukan mulai 10 hingga 22 Juni. Hasilnya direkap dan dipublikasikan,” sebut Idris.

SURYA

Spread the love

Berita terkait

*

*

Top