Peduli lingkungan

Rutan Tpi beri bingkisan ke warga sekitar

Karutan Tanjungpinang Ronny Widiyatmoko menyerahkan bingkisan kepada warga Kampung Jawa, Minggu (3/6/2018). Foto: Surya.

TANJUNGPINANG (KP): Pihak Rumah Tahanan Negara (Rutan) Tanjungpinang menyerahkan bingkisan kepada para orang tua. Bingkisan ini sebagai bentuk kepedulian terhadap warga yang tinggal di sekitar Rutan.

Kepala Rutan Tanjungpinang Ronny Widiyatmoko, Minggu (3/6/2018), mengatakan, kegiatan Safari Ramadan pada bulan puasa ini digelar bertepatan dengan Nuzulul Quran. Melalui kegiatan yang mulia ini diharapkan tali silaturahmi antara warga binaan dengan seluruh jajaran petugas semakin erat.

“Pada bulan yang baik ini, kami ingin meningkatkan rasa kepedulian, solidaritas, dan rasa kesetikawanan sosial kepada sesama. Kami memberi sedikit bingkisan kepada para orang tua yang kediamannya sekitar lingkungan rutan, Kampung Jawa,” ungkapnya.

Di samping itu, kegiatan ini juga sebagai penutupan pesantren Ramadan yang digelar sejak 21 Mei lalu. Kegiatan yang melibatkan 102 warga binaan ini dibuka Penjabat Wali Kota Tanjungpinang Raja Ariza.

“Pesantren Ramadan ini merupakan agenda rutin tiap tahun,” ungkapnya.

Kesempatan yang sama, Raja Ariza mengatakan, pertemuan ini untuk menjalin silaturahmi dan mendekatkan diri dengan warga binaan. Di samping itu, pihak Rutan juga menyalurkan bingkisan kepada warga sekitar.

“Dalam kegiatan ini, kami berbagi rasa dan peduli terhadap lingkungan. Sebetulnya, inilah yang dilakukan di bulan yang baik ini,” ujarnya.

Diungkapkan Raja Ariza, pihaknya juga sudah menyalurkan 20.000 paket sembako kepada warga miskin dan berpendapatan kurang. Di Tanjungpinang, warga miskin berjumlah sekitar 10.000 jiwa. Sedangkan jumlah warga berpendapatan kurang sekitar 30.000.

“Inilah yang dilakukan rutan terhadap warga sekitarnya,” ucapnya.

Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Kepri Bambang Widodo mengatakan, Karutan Tanjungpinang Ronny merupakan seseorang yang non muslim. Tetapi, ia tetap mengadakan kegiatan Nuzulul Quran.

“Makanya saya mau hadir dalam kegiatan ini,” sebutnya.

Kegiatan Safari Ramadan ini merupakan bagian pembinaan bagi warga binaan. Agar setelah menjalani hukuman, warga binaan dapat menjadi insan yang lebih baik dan bermanfaat bagi keluarga maupun lingkungan.

“Saya berharap kegiatan ini dapat rutin dilakukan. Sebab, kegiatan seperti ini menjadi momentum mempererat tali silaturhami sesama warga binaan dan pegawai. Semoga, malam Nuzulul Quran ini menjadi energi kedamaian sesama kita,” harap Widodo.

Terima kasih disampaikan kepada pihak Pemprov Kepri dan Pemko Tanjungpinang. Kedua pemerintah ini ikut membantu pihak Rutan menyalurkan bantuan.

“Kepada seluruh warga binaan saya berpesan, sadarlah. Taatilah segala peraturan,” saran Widodo.

Taatilah petunjuk Kepala Rutan dan anggotanya. Bicarakan dengan baik jika ada hal-hal yang kurang.

Jalinlah nilai-nilai persaudaraan dengan sesama warga binaan dengan tanpa memandang suku dan agama. Saling pengertian atas segala kekurangan sesama teman senasib.

“Saling tolong menolong. Yang terpenting, jadikanlan ibadah puasa untuk intropeksi diri. Saya yakin, seluruh warga binaan dapat melakukan itu,” ucap Widodo.

SURYA

Spread the love

Berita terkait

*

*

Top