Yassona minta CPNS bekerja dengan bersih

Menkumham Yasonna Laoly saat memberi arahan di depan para CPNS Kanwil Kemenkuham Kepri di Batam, Senin (7/5/2018). Foto: Kemenkumham.go.id

BATAM (KP): Menteri Hukum dan HAM Yassona Laoly memberikan pengarahan kepada sekitar 580 calon pegawai negeri sipil (CPNS) Kementerian HAM Wilayah Kepulauan Riau (Kepri) di Hotel Best Western Batam, Senin (7/5/2018). Dalam arahannya, Yassona mengklaim bahwa penerimaan CPNS di jajarannya bebas dari praktek KKN.

“Karena kalian direkrut secara bersih, saya tuntut juga kalian tetap bersih dalam bekerja nanti. Tidak boleh ada korupsi, kolusi, dan sogok-menyogok,” kata Yassona.

Tekad membersihkan kementerian Hukum dan HAM dari praktek KKN sudah menjadi prioritasnya sejak awal. Dari pertama kali bekerja, ia telah meminta agar setiap prosedur yang ada di lingkungannya dibuat mudah dan sederhana. Jika masih ada jajarannya yang masih mempersulit, ia meminta agar segera melaporkan hal tersebut langsung kepada dirinya.

“Kalian ini jadi mata bagi saya juga. Jika ada atasan, senior atau rekan kalian yang main-main dengan KKN, laporkan langsung ke saya. Catat nomor saya, 0811917380,” tegas Yassona.

Selain menuntut bersih, ia juga meminta kepada CPNS angkatan 2018 ini untuk sama-sama memerangi narkoba. Sebab, peredaran narkoba saat ini sudah semakin mengkhawatirkan di masyarakat dan tak menutup kemungkinan di dalam lembaga pemasyarakatan (lapas).

Selain memberikan pembekalan, Yassona juga menandatangani surat tanah dari BP Batam ke kementerian Hukum dan HAM. Tanah seluas sembilan hektare ini nantinya diperuntukkan pembangunan lapas wanita.

Di tempat yang sama, Ketua DPRD Kepri Jumaga Nadeak mengucapkan selamat atas diangkatnya para CPNS baru di lingkungan Kementerian Hukum dan HAM. Dengan tambahan aparatur yang baru ini diharapkan pelayanan di jajaran Kementerian tersebut dapat lebih baik lagi.

“Selamat bekerja. Beri yang terbaik bagi masyarakat,” katanya.

Sedangkan untuk pembangunan lapas khusus wanita, Jumaga mendukung penuh kehadirannya. Lapas tersebut, dapat mengurangi beban lapas yang ada saat ini.

REDAKSI

Spread the love

Berita terkait

*

*

Top