Teknologi Tepat Guna

Limbah diolah jadi energi alternatif

Bupati Bintan Apri Sujadi saat memantau perlombaan TTG di Gedung Demang Lebar Daun, Kota Kijang, Kecamatan Bintan Timur, Rabu (2/5/2018). Foto: Istimewa.

KIJANG (KP): Limbah batubara dan sampah rumah tangga dapat menghasil energi baru pengganti minyak tanah dan gas bumi. Kreasi ini ditampilkan salah satu peserta dalam perlombaan Teknologi Tepat Guna (TTG) di Gedung Demang Lebar Daun, Kota Kijang, Kecamatan Bintan Timur, Rabu (2/5/2018).

“Hasil karya yang ditampilkan menunjukkan bahwa kita memiliki SDM yang berkualitas. Saya harap, lomba TTG mampu menghasilkan sesuatu yang bisa berguna bagi pembangunan dan kemajuan daerah,” kata Bupati Bintan Apri Sujadi saat memantau perlombaan TTG itu.

Sementara itu, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa Kabupaten Bintan Ronny Kartika menuturkan, lomba TTG digelar dua hari. Para pemenang lomba juga akan mewakili Kabupaten Bintan ke lomba TTG tingkat Provinsi Kepri.

“Bagi tiga pemenang, kami akan memfasilitasi pembuatan Hak Kekayaan Intelektual (HKI) atau Hak Paten terhadap temuan alat teknologi tepat guna tersebut,” ujarnya

Salah seorang peserta, Raden Syahputra asal Kota Tanjung Uban, Kecamatan Bintan Utara, menjelaskan hasil temuannya yang dinamakan Amega. Temuannya ini berbahan limbah batubara yang dipadukan dengan limbah rumah tangga.

“Amega ini merupakan energi alternatif pengganti minyak dan gas yang bisa dimanfaatkan untuk keperluan rumah tangga seperti memasak. Bahannya bakarnya berasal dari limbah B3 Batubara dan limbah rumah tangga,” jelasnya.

Temuan ini sudah diuji di laboratorium Balai Teknik Kesehatan Lingkungan dan Pengendalian Penyakit Batam. Hasilnya, temuan ini positif sebagai inovasi ini ramah lingkungan.

REDAKSI

Spread the love

Berita terkait

*

*

Top