Soal izin lahan

Para kades di Lingga sedang diperiksa

Bupati Lingga Alias Wello. Foto: Surya.

TANJUNGPINANG (KP): Para kepala desa sedang dimintai keterangan oleh pihak Pemkab Lingga. Mereka diperiksa terkait pemberian izin penggunaan lahan.

“Saya sudah membentuk tim verifikasi dan klarifikasi lahan di setiap desa. Supaya, tim ini bekerja memeriksa setiap kepala desa dalam soal pemberian izin lahan,” kata Bupati Lingga Alias Wello saat diwawancarai di Tanjungpinang, beberapa waktu lalu.

Pada pemberitaan 26 Agustus 2016, Kepala Bappeda Lingga Muhammad Ishak melaporkan tentang banyaknya perusahaan yang menguasai tanah namun tidak dimanfaatkan sesuai peruntukannya. Bahkan, penguasaan tanah tersebut sudah berlangsung sejak Kabupaten Lingga baru berdiri pada 2003.

Ada lima perusahaan yang menguasai tanah puluhan ribu hektare. Perusahaan swasta ini sudah memiliki izin prinsip dari bupati Lingga sebelumnya. Tapi lahannya dibiarkan terlantar. Ada yang izinnya seumur berdirinya Kabupaten Lingga.

Kelima perusahaan tersebut antara lain, PT Singkep Payung Perkasa (menguasai lahan 18 ribu hektare di pulau Singkep), PT Sugi Aditya (menguasai lahan 10 ribu hektare di Lingga Timur), PT Cempa Deviana Aria (menguasai lahan 3.747 hektare di Pulau Temiang), PT Sumber Logistik Prima (menguasai lahan 10 ribu hektare di Desa Linau), dan PT Tunas Agro Nusa (mengusai lahan 2 ribu hektare di Pulau Singkep).

Deputi Bidang Koordinasi Pangan dan Pertanian Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Musdhalifah Machmud dalam pertemuan bersama para pejabat Pemkab Lingga menyampaikan, ketimpangan penguasaan tanah di Lingga harus segera dituntaskan melalui terobosan reformasi agraria. Ia meminta bupati Lingga segera mengevaluasi izin perusahaan yang menguasai tanah puluhan ribu hektare.

“Saya akan melaporkan temuan ini Menteri Koordinator Bidang Perekonomian. Kami juga akan mengoordinasikan dengan kementerian dan lembaga terkait. Reformasi agraria harus berjalan. Kita perlu munculkan sumber-sumber ekonomi baru di daerah, seperti yang dilakukan bupati Lingga. Membangun sawah dengan memanfaatkan tanah-tanah terlantar,” ucapnya.

SURYA|REDAKSI

Spread the love

Berita terkait

*

*

Top