Tiga kegiatan tanpa libatkan PPK

Dua pejabat Disdik Kepri diperiksa jaksa

Kasi Pidsus Kejari Tanjungpinang Beny Siswanto. Foto: Surya.

TANJUNGPINANG (KP): Dua pejabat Dinas Pendidikan Provinsi Kepulauan Riau diperiksa penyidik pidana khusus Kejaksaan Negeri Tanjungpinang pada 26 Maret lalu. Keduanya menjalankan tiga proyek kegiatan tanpa sepengetahuan Penjabat Pembuat Komitmen (PPK) pada 2017 lalu.

“Kami sedang mengumpulkan bahan dan keterangan (pulbaket) untuk klarifikasi temuan dari Aparat Pengawasan Internal Pemerintah (APIP). Temuan itu mengenai adanya uang yang tidak bisa dipertanggungjawabkan oleh PPK di Dinas Pendidikan Kepri sekitar Rp780 juta,” kata Kepala Seksi Pidana Khusus (Kasi Pidsus) Beny Siswanto, Rabu (28/3/2018).

Namun, nilai kerugian negara itu masih perlu didalami. Pasalnya, pihak-pihak lain masih akan dimintai keterangan untuk memperjelas kasus ini.

“Dua orang yang kami panggil pada Senin lalu itu jabatannya sebagai Kepala Bidang dan Kepala Seksi. Ada tiga paket kegiatan yang dilaksanakan tanpa melibatkan PPK,” ungkap Beny.

Informasi yang diterima, uang itu sudah dikembalikan dengan nominal yang sama dengan temuan yaitu Rp780 juta. Tapi, penyidik butuh data tambahan dari Inspektorat Provinsi Kepri selaku APIP yang melakukan audit terhadap kegiatan tersebut.

“Kami harus berkoordinasi dahulu dengan APIP. Apakah benar penyataan selesai itu betul dari APIP atau tidak,” ucap Beny.

Informasi yang diperoleh, uang itu dikembalikan kepada kas daerah. Akan tetapi, kebenaran pengembalian uang itu belum diketahui.

SURYA

Spread the love

Berita terkait

*

*

Top