Sekolah satu atap di Bintan akan dipisahkan

Wabup Bintan Dalmasri Syam usai rakor pendidikan di Gedung Convention Hall Hotel Bhadra Resort, Kamis (29/3/2018). Foto: Istimewa.

TOAPAYA (KP): Sekolah satu atap yang tersebarkan di Kabupaten Bintan akan dipisahkan. Nanti di pulau-pulau, sekolah tersendiri akan ditetapkan pemerintah daerah.

“Ke depan, sekolah satu atap yang ada di daratan akan kami pisahkan agar bisa lebih berkembang. Ini upaya kami, ini inovasi kami, dan ini terobosan kami,” kata Kepala Dinas Pendidikan Bintan Tamsir dalam rapat koordinasi pendidikan di Gedung Convention Hall Hotel Bhadra Resort, Kamis (29/3/2018).

Pemisahan sekolah satu atap ini guna meningkatkan mutu pendidikan. Bintan sebagai Kabupaten Induk dianggapnya perlu memiliki terobosan besar agar bisa menjadi contoh untuk pendidikan di daerah lain.

Kesempatan yang sama, Wakil Bupati Bintan Dalmasri Syam menyampaikan, perhatian besar terhadap dunia pendidikan tetap diberikan pemerintah daerah. Tidak sekadar fasilitas dan kemudahan dalam bersekolah, namun komitmen bersama agar mutu pendidikan serta pembelajaran yang diberikan juga berkualitas.

“Pendidikan di Bintan memang tidak buruk, tapi seharusnya kita bisa lebih dari sekarang. Ini bukan hanya tugas bapak dan ibu selaku Kepala Sekolah, tapi ini juga tanggung jawab kami selaku pemerintah daerah,” ucapnya.

Koordinasi harus selalu terbangun. Supaya, cita-cita bersama bisa terwujud.

Dengan pemberlakuan otonomi di kabupaten dan kota, maka pemerintah memberikan otonomi pendidikan ke sekolah dengan pelaksanaan manajemen berbasis sekolah melalui Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional. Pada pasal 51 butir 1 disebutkan, pengelolaan satuan Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar dan Pendidikan Menengah dilaksanakan berdasarkan pelayanan minimal dengan prinsip manajemen berbasis sekolah/madrasah.

Model Manajemen Berbasis Sekolah di Indonesia muncul akibat perubahan politik dan krisis ekonomi yang berkembang menjadi krisis sosial politik. Hal ini yang berdampak pada perubahan dalam menajemen pendidikan.

REDAKSI

Spread the love

Berita terkait

*

*

Top