Kajati Kepri sorot Kejari Karimun

Kajari Karimun yang baru, Parningotan Bakkara (kanan), saat pengambilan sumpah jabatan di aula Kejati Kepri, Kamis (22/3/2018). Foto: Surya.

TANJUNGPINANG (KP): Kinerja Kejaksaan Negeri Karimun mendapat sorotan dari pimpinan Kejaksaan Tinggi Kepulauan Riau. Sorotan itu tentang adanya kegiatan yang di luar sistem.

“Khusus untuk Kajari Karimun, saya ingatkan kembali bahwa kejaksaan adalah satu dan tidak terpisahkan. Jangan terjadi lagi penyalahgunaan kewenangan oleh jaksa yang dapat menurunkan kepercayaan masyarakat kepada institusi kejaksaan, terutama Kejati Kepri,” tegas Kepala Kejaksaan Tinggi Kepri Asri Agung Putra dalam amanatnya usai pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan di aula Baharuddin Lopa, Kamis (22/3/2018).

Kajari Karimun yang baru dilantik, Parningotan Bakkara, diminta melaksanakan tugas sesuai prosedur ketentuan maupun kebijakan yang sudah digariskan oleh jaksa agung. Pengendalian dan pengawasan yang melekat pada personel dan penanganan perkara ditingkatkan, baik oleh kajari maupun pejabat struktural.

“Jangan terjadi lagi kegiatan di luar sistem, mengedepankan kepentingan pribadi,” sebut Asri Agung.

Tugas sebagai Kajari Karimun tidak mudah. Perkara cukup banyak dan bervariatif.

Di samping itu, seluruh kajari di Kepri diminta agar memiliki visi dan misi yang disampaikan kepada jajarannya. Organisasi harus mengetahui sasaran dan tujuan yang akan dicapai dan langkah pelaksanaannya.

Dengan dinamika perkembangan masyarakat terkini, pekerjaan tidak bisa dianggap sebagai rutinitas biasa. Kajari harus menjadi penggerak utama dalam peningkatan profesionalisme, disiplin, dan integritas jajarannya.

“Kajari maupun pejabat struktural di kejari juga jangan sering meninggalkan tempat tugas. Karena, hal itu akan mengakibatkan kurangan pengendalian dan pengawasan yang akan membawa akibat penyalahgunaan kewenangan di bawahnya,” kata Asri Agung.

SURYA

Spread the love

Berita terkait

*

*

Top