Bibit didatangkan dari Jerman

Tahun ini, Lingga akan produksi gula bit

Bupati Lingga Alias Wello dalam acara refleksi dua tahun kepemimpinan Awe-Nizar di aula kantor Koran Peduli, Jumat (23/2/2018). Foto: Surya.

TANJUNGPINANG (KP): Kabupaten Lingga akan memproduksi gula bit pada tahun ini. Bibit tanaman bit gula ini akan didatangkan dari Jerman.

“Kami akan menanam bit gula ini pada Mei mendatang. Kami akan membuka lahan sekitar 300 hektare,” kata Bupati Lingga Alias Wello dalam acara refleksi dua tahun kepemimpinan Awe-Nizar di aula kantor Koran Peduli, Jumat (23/2/2018).

Masa tanam bit gula ini hanya enam bulan. Tanaman bit gula langsung diproduksi tahun ini juga.

Di lahan seluas satu hektare bisa diproduksi 100 ton bit gula. Hasilnya dijadikan gula yang bisa mencapai 16 ton.

Dalam sebulan, gula bit yang dihasilan bisa sekitar 480 ton. Butuh dana Rp40 miliar untuk penanaman gula bit ini.

“Bibit tanaman bit gula ini kami datangkan dari Jerman. Kita akan menanamnya secara massal,” ungkap Awe, panggilan akrabnya.

Diharapkan, rencana ini dapat disetujui rekan-rekan di DPRD Lingga. Tanaman bit gula digemari di Jeman, Turki, dan Sudan.

“Penanaman bit gula ini gun memenuhi kebutuhan gula di Lingga. Jika berlebih, gula bit ini akan kami sebar ke daerah lain,” sebut Awe.

Untuk diketahui, kebutuhan gula nasional hanya sekitar lima juta ton. Harga gula saat ini sekitar Rp13.000 per kilogram.

“Jika tercapai, Presiden Joko Widodo akan datang ke kabupaten Lingga. Beliau akan mencicipi manisnya gula hasil produksi kabupaten Lingga di penghujung tahun ini,” harap Awe.

SURYA

Spread the love

Berita terkait

*

*

Top