Unit Siaga SAR segera diaktifkan di Lingga

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (SAR) Tanjungpinang Budi Cahyadi. Foto: Surya.

TANJUNGPINANG (KP): Unit siaga Search And Rescue (SAR) akan segera dibangun di Kabupaten Lingga. Unit ini bisa ditingkatkan menjadi Pos SAR bila didukung pemerintah daerah dan keaktifan personel.

Hal ini disampaikan Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (SAR) Tanjungpinang Budi Cahyadi, Sabtu (24/3/2018).

“Pengusulan Pos SAR di Lingga ditolak Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan RB) saat saya tanyakan pada 23 Februari lalu. Beliau menyarankan agar dibentuk dahulu unit siaga SAR,” katanya.

Pasalnya, pembahasan pembentukan Pos SAR di suatu daerah perlu melibatkan Kemenpan RB dan Basarnas. Di samping itu, pemerintah daerah juga dilibatkan dalam pembahasan ini.

“Penolakan itu berdasarkan pengalaman pembangunan Pos SAR di Kabupaten Meranti yang tidak efektif,” ungkap Budi.

Meski demikian, unit siaga SAR Lingga tetap dibentuk. Pembentukan unit ini menunggu Peraturan Kepala Basarnas yang akan diterbitkan dua hingga tiga bulan ke depan.

Peraturan Kepala Basarnas akan turun sekitar dua hingga tiga bulan ke depan. Supaya Unit Siaga SAR di Lingga bisa aktif.

Perlu diketahui, unit siaga SAR berbeda dengan Pos SAR. Anggaran Unit Siaga SAR Lingga dikelola langsung oleh Kepala SAR Tanjungpinang. Berbeda jika statusnya Pos SAR, anggaran tersendiri sudah disediakan Basarnas.

Saat ini, Basarnas sudah berusia 46 tahun. Namun, hanya ada 38 Unit Pelaksana Teknis (UPT) SAR se-Indonesia. Tentu saja, hal ini menjadi bahan evaluasi yang harus ditinjau.

SURYA

Spread the love

Berita terkait

*

*

Top