Penerbitan HGU PT CSA dipastikan tertunda

Bupati Lingga Alias Wello saat berdialog dengan Dirjen Penataan Agraria Kementerian ATR/BPN Muhammad Ikhsan Saleh di Jakarta, Jumat (23/2/2018). Foto: Istimewa.

JAKARTA (KP): Permohonan Hak Guna Usaha (HGU) atas nama PT Citra Sugi Aditya (CSA) di Kabupaten Lingga, Kepulauan Riau, dipastikan tidak disetujui Menteri ATR/Kepala BPN. Penerbitan HGU bisa ditunda bila berbagai permasalahan belum diselesaikan.

“Saya pastikan. Selama prosesnya belum selesai, pak menteri tak akan tanda tangan,” kata Direktur Jenderal (Dirjen) Penataan Agraria Kementerian ATR/BPN Muhammad Ikhsan Saleh saat menerima laporan terkait permohonan HGU PT CSA di Gedung Kementerian ATR/BPN di Jakarta, Jumat (23/2/2018).

Proses penerbitan HGU tidak semudah yang dibayangkan. Jika masih ada masalah, penerbitannya akan ditunda.

Ikhsan menilai, sikap yang ditunjukkan Kepala Kanwil BPN Kepulauan Riau Syafriman kepada Bupati Lingga Alias Wello, saat rapat panitia B di Hotel Aston Tanjungpinang pekan lalu, terkesan arogan. Syafriman dengan arogannya mengatakan jika ia lima kali menjabat sebagai Kepala Kanwil BPN.

“Ini bukan zamannya arogan lagi. Mestinya, bupati sebagai anggota panitia B didengar pendapatnya. Lalu, dicarikan solusinya,” ucap Ikhsan.

Secara administrasi, BPN itu memang di bawah Kementerian ATR/BPN. Secara operasional kantor pertanahan di kabupaten di bawah kendali bupati.

Bupati Lingga Alias Wello mengaku puas dengan penjelasan Dirjen Penataan Agraria Kementerian ATR/BPN. Ternyata, pengajuan HGU itu harus disertai plasma 20 persen dan CSR.

“Terima kasih atas penjelasannya pak Dirjen. Banyak ilmu pertanahan yang kami dapat hari ini,” ucap Alias Wello yang dalam pertemuan itu didampingi Wakil Ketua DPRD Lingga Kamaruddin Ali dan Staf Khusus Bupati Lingga Ady Indra Pawennari.

REDAKSI

Spread the love

Berita terkait

*

*

Top