Dua bandar judi divonis 4 bulan penjara

Dua bandar cingkoko, Akim dan Iyel, menandatangani dokumen menerima hukuman empat bulan penjara di PN Tanjungpinang, Selasa (20/2/2018). Foto: Surya.

TANJUNGPINANG (KP): Akim dan Feriyel alias Iyel divonis empat bulan penjara di Pengadilan Negeri Tanjungpinang, Selasa (20/2/2018). Keduanya terbukti sebagai bandar judi dadu guncang (cingkoko) di kawasan Potong Lembu.

Ketua Majelis Hakim Guntur Kurniawan dalam amar putusannya menyatakan, perbuatan Akim dan Iyel terbukti memenuhi unsur pasal 303 KUHP ayat 1. Perbuatan keduanya terungkap dalam fakta persidangan. Keduanya dituntut jaksa lima bulan penjara.

“Kami memutuskan keduanya dihukum empat bulan penjara,” katanya.

Data di pengadilan, kasus ini berawal saat arena perjudian dibuka Akim di kediamannya, Pelantar Nusantara, Kelurahan Kemboja, Kecamatan Tanjungpinang Barat pada 26 Oktober 2017, sekitar pukul 2017. Permainan judi ini sudah berlangsung sekitar tiga minggu.

Lapak judi tidak dibuka setiap hari karena tergantung para pemain. Dalam permainan judi ini, Akim dan Iyel berperan sebagai bandar.

Modal yang disediakan Rp5 juta. Selama perjudian ini, Akim dan Iyel mendapat keuntungan sekitar Rp150 ribu per hari. Total uang yang diperoleh tiap bulan sekitar Rp3,5 juta.

SURYA

Spread the love

Berita terkait

*

*

Top