Bahas Ranperda Bantuan Hukum dan Ketenagalistrikan

Dua tim pansus kerja keras 30 hari ke depan

Ketua DPRD Kepri Jumaga Nadeak rapat bersama pimpinan dewan dalam menemtukan ketua pansus untuk pembahasan Ranperda Bantuan Hukum dan Ketenagalistrikan, Kamis (27/4/2017).

TANJUNGPINANG (KP): Taba Iskandar dan Irwansyah dipercaya menjadi ketua Pansus Bantuan hukum dan Pansus ketenagalistrikan, Kamis (27/4/2017). Keduanya bersama anggota pansus diharapkan dapat segera bekerja melahirkan dua perda yang dinilai cukup penting.

Pansus bantuan hukum misalnya, Taba Iskandar sebagai ketua pansus dituntut untuk dapat menjelaskan masyarakat yang berhak mendapat bantuan hukum. Demikian juga dengan Irwansyah sebagai ketua pansus ketenagalistrikan.

Ia dan anggota pansus lainnya harus dapat menjamin listrik di Kepri ini tercukupi. Tak hanya itu, penetapan harga dan rencana kelistrikan harus dibahas secara detail. Dua hal inilah yang kerap jadi sorotan masyarakat selama ini.

Pemprov Kepri sebelumnya juga berpendapat sama. Mewakili gubernur, Sekda Kepri Arif Fadillah mengatakan, bantuan hukum ini nanti diberikan kepada seluruh masyarakat yang membutuhkan. Latar belakang suku, agama, ras, dan golongan dikesampingkan.

“Setiap yang membutuhkan akan kami berikan pendampingan,” ucapnya.

Mengenai kelistrikan. Arif berjanji, pemerintah akan memperhatikan seluruh catatan yang diberikan fraksi-fraksi agar dijalankan pemerintah. Hal yang perlu diperhatikan mengenai tarif listrik dan kepastian keberlangsungan listrik beserta izin usaha.

Kedua pansus ini diharapkan dapat selesai dalam tiga puluh hari ke depan. Sehingga, Mei mendatang, dua ranperda ini sudah dapat disahkan menjadi perda.

REDAKSI

Spread the love

Berita terkait

*

*

Top